Selasa, 28 April 2015

motivasi siang part 1

"bolehkah aku berfikir sejenak untuk memikirkan kata-kata apa yang akan aku lontarkan ketika berdiri didepan ? beri aku sedikit waktu untuk memikirkannya, namun setelah itu beri aku waktu untuk merangkai kata-katanya, dan setelah itu beri aku waktu untuk berbicara" ujarku ketika disuruh maju keatas panggung. "berapa lama yang kamu butuhkan? kenapa harus memikirkannya sekarang? bukankah telah aku beri kamu waktu satu minggu untuk mempersiapkan materi? aku beri kamu waktu lima menit untuk merangkainya" cetusnya ketika mendengar permohonanku. mungkin aku baru menghela nafas tiba-tiba namaku disebut oleh host "yak peserta pertama yang akan memberikan motivasinya pada kita siang ini adalah seorang mahasiswa dari jurusan komunikasi semester 2, mari kita sambut dengan tepuk tangan yang meriah, LAILATUR RAHMAH... silahkan laila, it's time for you." dengan detakan jantung yang sangat kencang dari biasanya membuat tubuh ini gemetaran, mulai melangkahkan kaki pertama untuk maju keatas panggung. gugup memang sudah jadi santapan wajib untuk setiap para peserta. namun aku tidak punya persiapan sedikitpun. dengan modal nekad aku mencoba untuk melakukannya. saat aku tiba di atas panggunug, aku mengambil microfon yang telah disediakan panitia. "assalammualaikum wr wb, lima menit adalah waktu yang singkat untuk berfikir, bahkan sangat singkat untuk merangkai kata-kata. lalu apa yang harus anda lakukan dengan lima menit itu? hayo apa ada yang bisa maju kedepan untuk berbicara dalam waktu lima menit dengan tema yang menarik? (audience terdiam sejenak) oke, perlu anda ketahui lima menit ini bukanlah waktu yang singkat, coba bayangkan 1 menit adalah 60 detik, lalu coba dikalikan 60 detik di kali 5 menit maka hasilnya adalah 300 detik. wow mari kita ubah persepsi. jangan lagi sebut waktu itu dengan menit, lalu ubahlah menjadi detik. maka akan bermakna besar. pesan dari saya siang ini yaitu janganlah anda remehkan apapun itu yang sedikit karena yang sedikit itu lebih berarti banyak dari pada yang besar. (do nothing get nothing, do litle get litle,  litle is better than nothing) please write my argument ! i think that's all. thanks for attention. sorry about my mistake. wa akhiron astaudi'umukullah huwa ilallikok, wassalammualaikum warohmatullah hiwabarokatu" lalu semua penonton berdiri memberikan tepuk tangan yang meriah. wah aku tidak menyangka dengan motivasi singkat ini dapat memberikan semangat para audience..
To Be Continue...